Ia, pikirannya, karyanya, serangkaian aksi sosial dan luapan inspirasinya adalah sekumpulan energi yang perlu dilihat secara holistik. Dua puluh enam tahun berlalu, Anne telah memandang kehidupan sebagai getaran cinta yang tiada henti membentuk dirinya.

Perjalanan naik turun, jatuh bangun, terang gelap, pahit dan manis, telah memercikan cahaya pada pikiran dan nalurinya.

26 tahun menghantarkan Anne Avantie semakin memahami bahwa hidup, karya, dan cinta kasih adalah elemen-elemen yang tak terpisahkan. Anne Avantie adalah seorang perempuan seniman yang menyerahkan segenap hatinya untuk berkarya, kreasinya, inovasinya adalah titisan jiwa yang menghantarkan sosok Anne Avantie menjadi begitu inspiratif, tidak hanya di industri fashion Indonesia tapi juga memberikan kepedulian pada UKM sehingga hidupnya menjadi saluran berkat bagi banyak orang.

Anne Avantie sangat memperhatikan dan bangga terhadap budaya Indonesia. Ia dalam menapaki 27 tahun berkarya mengalami sendiri bagaimana budaya Indonesia yang tercermin dalam karya-karya anak bangsa tengelam dan terpinggirkan oleh produk-produk luar yang selama ini lebih dipercayai dan memiliki nilai jual.

 

Karya-karya yang dikerjakan dengan sepenuh jiwa dan hati dan berupaya berjuang dengan segnap tenaga setengah mati namun tak kunjung mampu muncul kepermukaan, kepekaan Anne Avantie terusik melihat kenyataan yang terjadi.

 

Sebuah rasa yang tidak dipungkiri bahwa Anne Avantie dengan BRAND-nya merasa harus turun tangan seperti air yang mengalir dari tempat tinggi dari hulu sampai hilir.

 

Anne Avantie merasa harus melingkupi dengan sayapnya dan berbagi berkat untuk masyarakat sahabat UKM yang selama ini kesulitan untuk membesarkan hasil karyanya. Sebuah hati yang bicara, sebuah kepedulian yang nyata, sebuah mata yang mendengar, sebuah telinga yang melihat hingga akhirnya mendorong ke dua tangan untuk merengkuh.

 

AnneAvantieMall.com menjadi sebuah wujud kepedulian yang berharap bisa menggerakkan sahabat UKM bergabung dan bersatu di lapak jualan AnneAvantieMall.com . Meraih mimpi, cita, dan memiliki kesempatan yang sama besar untuk dapat beraksi dan bersaing dengan produk luardibawah payung lapak jualan AnneAvantieMall.com . Itulah rasa dan kata Anne Avantie yang bicara dari hati ke hati. Saatnya UKM Indonesia bersinar.

Sejenak saya menyadari ada gejolak jiwa yang begitu kuat. Ada energy dahsyat yang terkandung di dalamnya… saya tidak mau kekuatan magma inspirasi ini kelak akan meletus dan “menguburkan” diri saya. Saya ingin lava letusan magma keaktifan kreativitas, inspirasi dan karya saya “menyuburkan” lahan di sekitar saya.

Saya ingin berbagi keberhasilan… Saya resah dengan keberadaan Sahabat UKM yang kesulitan dalam memasarkan produk dan saya ingin menjadi bagian keberhasilan Sahabat UKM yang tidak bisa memasarkan karya-karya mereka. Saya tahu rasanya… terus berkarya tapi tidak bisa memasarkan dan terlilit modal yang semakin membelit serta dengan  bergulirnya waktu terasa semakin menghimpit dan sulit. Itulah yang mendorong saya untuk bergerak walau hanya selangkah. Dan menjadi terang sekecil apapun sinarnya melalui lapak jualan AnneAvantieMall.com

Kalau Saya berdiri tegak… Saya harus menunduk untuk mengangkat yang lain. Saya tahu bahwa keberhasilan ini bukan “hadiah” yang turun dari langit tapi Tuhan “berkehendak” atas hidup saya. AnneAvantieMall.com bagi saya adalah cara Tuhan memakai saya untuk menjadi “saluran berkat” bagi banyak orang.

Kebaya membuat Anne Avantie terbang bahkan melayang… tapi kakinya tetap menapak di bumi. Dia ingin bekas tapak pijakan kakinya menuntun banyak orang. 27 tahun bukanlah waktu yang pendek maupun panjang dalam meniti karir, tapi Anne Avantie ingin mengisi tiap detiknya menjadi “berarti”. Kesuksesan ini bukan untuk bermegah diri…

Anne Avantie dalam kiprahnya 27 tahun berkarya dan berjaya dipanggung papan atas dunia fashion Indonesia. Tapi dia sadar bahwa tepuk tangan yang bergema itu… akan berhenti dan lampu sorot juga akan padam pada akhirnya. Yang tertinggal hanya sebuah dunia nyata setelah panggung itu usai.

Anugerah ini adalah titipan Tuhan…